Posts

Showing posts from 2015

Puisi M. Rivan Ghozy

Image
Puisi M. Rivan Ghozy - Berikut ini adalah puisi yang ditulis oleh siswa kelas Utsman bin Affan SMP IT Ar-Raihan Bandarlampung. Dua puisi ini bertemakan kepahlawanan. Sila menikmati :) Puisi M. Rivan Ghozzy A. Matahari Yang Bersinar  Karya M.Rivan Ghozzy A  Matahari....... Matahari bersinar menyinari kami Puisi M. Rivan Ghozy A. Puisi M. Rivan Ghozy A. Puisi M. Rivan Ghozy A. Kau ciptaan Allah yang Memberi kehangatan dunia ini Aku memandangmu dari tempat yang engkau sinari setiap hari Matahari....... Aku ingin menggapaimu Namun apa daya tanganku takkan sampai Aku berterima kasih kepadamu Karena kau menyinari hidupku yang sepi ini Jasa Jasa Guru  Karya : M.Rivan Ghozzy A  Guru.......... Jasamu takkan pernah terlupakan Jika tidak ada engkau Apalah daya diriku ini Engkau memberikanku ilmu Ilmu yang kupunya tidak sebanding denganmu Ilmu dan pengetahuan darimu takkan pernah terlupakan Aku akan selalu mengingatmu Kau sabar dalam mengajariku

Puisi Sultan Arya M.

Image
Puisi Sultan Arya M. - Puisi berjudul 'Pahlawanku' dan 'Ibu' kali ini ditulis oleh Sultan Arya M. siswa kelas 7 SMP IT Ar-Raihan Bandarlampung. Selamat membaca! Puisi Sultan Arya M. Ibu Karya Sultan Arya M. Oh ibu engkau merawatku sepenuh hati Ibu engkau  bagai matahari yang menyinari bumi Ibu engkau dimataku seperti orang yang kusayangi sepenuh hati Ibu tanpamu aku tak berdaya Oh ibu tanpamu aku hanyalah sebatang kara Oh ibu maafkan lah aku karena sudah membuat mu marah Aku tak tahu bahwa engkau marah berarti sayang kepadaku Ibu engkau bagai malaikat yang turun dari surga untuk merawatku Ibu engkau mengandungku 9 bulan dengan penuh kasih sayang Ibu engkau bagai sang surya yang menyinari dunia Pahlawanku Karya Sultan Arya M.    Oh pahlawanku Oh pahlawanku engkau bagai pelindung bangsa Engkau melindungi bangsa dengan tumpah darah Oh pahlawanku engkau memberontak penjajah yang datang Apa jadinya jika tidak ada pahlawan Maka akan bertambah yang menjajah Ole

Puisi Niken Febiola

Image
Puisi Niken Febiola - Kedua puisi di bawah ini ditulis oleh siswi kelas 7 SMP IT Ar-Raihan Bandarlampung bernama Niken Febiola. Sila membaca! Puisi Niken Febiola                                                       Keluarga                                               Keluarga ku tercinta.......                                  Rasa cintaku  pada keluarga lebih besar dari yang lain,                                           Hanya keluargaku yang mengerti aku,                                         Hanya keluargaku tau tentang hidupku,                                           Tanpa keluarga dunia terasa hampa,                                    Di saat aku sedih aku hanya memikirkan keluargaku,                                  Di saat aku putus asa aku selalu memikirkan keluargaku,                                            Hanya keluarga yang menemaniku,                                            Keluarga penyemangat hidupku……                         

Puisi Ikhlas Setia Negara

Image
Puisi Ikhlas Setia Negara - Puisi ini adalah hasil karya siswa kelas 7 SMP IT Ar-Raihan Bandarlampung. Puisi Ikhlas Setia Negara Jika Hidup tanpa Keluarga Karya:Ikhlas S. Di saat aku kesepian kalian ada untukku Di saat aku sedih kalian ada untukku Dan saat aku gembira kalian juga ada untukku Kalianlahh yang selalu ada di setiap saat Tempatku untuk mencurahkan isi hatiku Saat sedih maupun senang Kalianlah yang membuat hatiku gembira saat ada masalah Dan yang membuat hatiku nyaman Untuk menghapus rasa letih yang kurasakan Di saat kau mempunyai waktu luang Kalianlah tempatku berkumpul Kalianlah orang-orang yang kucintai Kalianlah keluarga yang kusayangi Dan kalianlah orang-orang yang selalu ada di sisiku Keluarga... Kalianlah tempatku untuk berlindung Berlindung dari berbagai masalah Dan juga dari berbagai marabahaya Betapa sulitnya Hidupku bila kalian tiada Tidak ada yang menemaniku di setiap saat Tidak ada yang mengisi hidupku yang sunyi Tidak ada yan

Puisi Naufal Maulana Riancita

Image
Puisi Naufal Maulana Riancita - 'Curhatan Seorang Rakyat Kecil' dan 'Matahari' kali ini adalah puisi yang ditulis siswa kelas 7 SMP IT Ar-Raihan Bandarlampung. Selamat menikmati puisi ini. MATAHARI Oh matahari kau akan tenggelam Meninggalkan kami sesaat lalu kembali untuk memberikan khasiatmu dipagi hari kelak Tanpamu Kami takkan bernafas Takkan Bisa menghirup oxygen Karena tanpamu Pohon takkan ber fotosintesis Tanpamu aku rapuh Tulangku rapuh karena tak mendapatkan bantuan mengolah vitamin D dari cahayamu Alangkah Cepat Aku Mati tanpamu Banyak diantara mereka yang mengolok olokmu karena kau membuat kulit mereka hitam, membuat mereka kepanasan, itu semua karena mereka tidak mengerti akan khasiatmu.Wahai matahri Tanpamu aku akan menjadi tulang yang diselimuti debu Oh Matahari terbitlah enkau dipagi nanti Karya : Naufal Maulana Riancita Puisi Naufal Maulana Riancita CURHATAN SEORANG RAKYAT KECIL Wahai Bapak Negara Kami Yang Bijaksana Banyak Rakya

Puisi Nadira Hisya

Image
Puisi Nadira Hisya - Puisi 'Dia yang Menyendiri' dan 'Ibu' kali ini adalah puisi yang ditulis siswi kelas 7 SMP IT Ar-Raihan bernama Nadira Hisya. Silakan membaca dengan bahagia! Puisi Nadira Hisya Dia Yang Menyendiri Karya : Nadira Hisya   Dia yang menyindiri  di tepi pantai Teriknya matahari yang menyinari tubuhnya Memandang deburan ombak yang sangat kencang Perlahan - lahan  pun  daun berguguran Melihat aku yang  slalu menyendiri Seandainya ada yang menghiburku Maupun dalam kesedihan dan setiap aku ada masalah  Disetiap menit atau detik yang berputar Aku mau seseorang berteman denganku agar aku tak menyendiri lagi Ibu Karya : Nadira Hisya   Ibu kau adalah separuh jiwaku Engkau hadir disetiapku ada masalah Ibu yang membesarkan aku dari kecil hingga saat ini Ibu slalu tersenyum disaat aku tersenyum Disetiapku menangis ketakutan kau yang menenangkanya Disetiapku bahagia kau ikut bahagai Kau yang menerangi desetiap kegelapan Dan kaulah p

Puisi M.Yassel Rahmada Yudha

Image
Puisi M.Yassel Rahmada Yudha - Kedua puisi ini ditulis oleh M.Yassel Rahmada Yudha, siswa kelas 7 SMP IT Ar-Raihan Bandarlampung. Puisi M.Yassel Rahmada Yudha Oh laut   Karya: M.Yassel Rahmada Yudha Oh laut Alangkah indah dirimu Biru dan luas, beserta ombak yang terhempas-hempas Dengan ikan-ikan yang berlompatan Angin yang berhembus kencang Sampai daun bergoyang-goyang Pasir yang bertebaran Oh laut Kau sungguh luar biasa Ibu Karya:M.Yassel Rahmada Yudha Ibu Sungguh kaulah pedoman ku Kau rela mengorbankan diri demi ku Tanpa benci kau selalu membantuku Dengan rasa sayang kau peluk diriku Dengan rasa cinta kau cium pipiku Dengan rasa senang kau menyuaipiku Dengan rasa lelah kau menasehatiku Walau kau lelah Tetap kau masih mengurusiku Agar aku sukses Dan kau selalu berdoa untukku Ibu Aku selalu menyusahkanmu Kau suruh aku belajar aku bermain Kau suruh aku makan aku masih asik bermain Memang aku tidak patuh ke padamu Ibu Tolong Maafkan aku Semoga aku bisa membahagiakan mu Amien

Puisi Bagus Indra Dinata

Image
Puisi Bagus Indra Dinata - Dua puisi berjudul 'Anak Pesisir' dan 'Sahabat' ini adalah puisi yang ditulis oleh Bagus Indra Dinata, siswa kelas 7 SMP IT Ar-Raihan. Selamat menikmati keindahannya. Anak pesisir Bagus Indra Dinata Menjelang pagi sampai sore kami merajut asa di tanah biru ini. Tiada yang peduli dengan hidup kami yang harus mengejar ikan di siang hari. Tidak seperti mereka yang menikmati semesta ini Pandang lah kami ,lihatlah kami, pedulikan kami. Kami hanya menunggu tindakan dari sang pengurus negri Kami hanya bisa tersenyum sedih melihat teman duduk di bangku SD Kami ingin seperti mereka Akan tetapi kami sadar akan hidup kami Kami hanya debu yang terbawa air Alangkah susahnya hidup kami untuk dipahami Kami selalu menatapi cermin Kami malu dilihat orang lain Kami direndahkan,diremehkan,dan dicaci maki Akan tetapi kami bangga dengan hidup kami Dengan ini kami bisa membantu orang tua Memberi makan adik adik kami Kami anak pesisir

Puisi Alvito Rizky Yusdian

Image
Puisi Alvito Rizky Yusdian - 'Doa Anak Pinggiran' dan 'Ibu' adalah dua puisi yang ditulis oleh siswa kelas 7 bernama Alvito Rizky Yusdian. Sila menikmati. Doa Anak Pinggiran Karya Alvito Rizky Yusdian Doa.... Jangan ambil surga ku Tanpa sebab kau mengambil semuanya Walau aku adalah seorang anak nelayan Marah ku bisa membuat ombak yang bergetar Kau tidak tau di dalam tertawaku, terdapat benci Kau tidak tau di dalam candaku, terdapat sakit yang pilu Dan aku akan bersumpah untuk mengambil apa yang harus di dapat oleh orang-orang Ibu   Karya : alvito rizky yusdian Ibu........ Betapa menyesal aku... Kau adalah satu-satunya yang bisa menemani ku dan menjagaku waktu kecil.... Tak bisa terpikir dalam otak ku, dalam hatiku untuk mengingat masa lalu mu dengan ku... Kau yang membuat ku jadi seperti ini..... Dalam nasehatmu aku mencampakkannya... Dalam perintahmu aku membantahnya..... Sungguh oh ibu.... Kau yang memelihara dan menjagaku..... Da

Puisi RR Adelaura Bestasya D.

Image
Puisi RR Adelaura Bestasya D. - Kedua puisi ini ditulis oleh siswi kelas 7 bernama R.R. Adelaura Bestasya. Selamat membaca! Anak Yang Kesepian Karya: Adelaura Bestasya Danita  Aku yang sendiri berdiri di tepi pantai Menatapi debur ombak yang sangat kencang Melihat teman-teman yang asyik bermain Sedangkan di atas dermaga aku merasa kesepian Perlahan-lahan matahari mulai terbenam Mereka mulai meninggalkan pantai Sedangkan aku yang selalu kesepian Dan tidak punya apa-apa Aku bingung mencari tempat tinggal Sedangkan hari telah larut malam Aku tidak tahu dimana orang tuaku berada Aku lelah… Ayah Karya: Adelaura Bestasya Danita Ayah engkau adalah pahlawanku Engkau telah menafkahi ibu dan aku Engkau berjuang bekerja keras demi kami Tanpamu aku tidak bisa sekolah saat ini Oooh ayah engkau sangat berarti bagiku Aku tidak bisa hadir di dunia ini tanpa ayah dan ibu Engkau adalah lelaki yang tak mungkin pernah menyakitiku Aku sangat bangga memilikimu ayah Kau

Puisi Werdito Fiko

Image
Puisi Werdito Fiko Iswara - Dua puisi indah ini ditulis oleh siswa kelas 7 bernama Werdito Fiko Iswara. Selamat membaca! Puisi Werdito Fiko Iswara Matahari Matahari,sungguh bermakna kau bagi dunia matahari,kau membuat semua menjadi indah matahari,kau yang memberi sinar untuk kami matahari,kaulah ciptaan tuhan yang bermanfaat kau memberikan semua kebutuhan hidup kami matahari,ketika siang engkau mengeluarkan sinar; yang membuat kami kepanasan, tapi kami bersyukur kami bisa merasakan sinarmu; bisa merasakan panas, mengeluarkan keringat,tetapi dari engkau kami bisa sehat,dan karna engkau kami bisa mengeluarkan racun dari kami ketika disore hari, kau terlihat indah,dan ketika sore hari sinarmu menimpah laut,dan pegunungan, dan membuat semuanya menjadi indah, serasa bahwa kami bermimpi disurga. Ditulis oleh : Werdito Fiko Iswara Tanggal : 24-02-2015 Ibu Ibu, kau yang mengandungku Ibu, kau yang melahirkanku ibu, kau yang menyusuiku ibu, kau yang merawatku hingga dewasa dikala kau le

Puisi Zihan Anisa Dzakia

Image
Puisi Zihan Anisa Dzakia- Berikut ini adalah dua puisi yang ditulis oleh siswi kelas 7 yang bernama Zihan Anisa Dzakia. Selamat membaca! Matahari Zihan Anisa Dzakia Oh matahari... bulat bentukmu... kau menyinari seluruh dunia ini... siang, kau sinari; malam, kau tak hadir; Kau sangat bermanfaat untuk kita semua... saat senja mulai kau terlihat sangat indah... aku tak tau bagaimana jika tidak ada kau, mungkin seluruh dunia akan mati dalam kegelapan.... Tanpamu, tumbuhan tidak bisa hidup; tanpamu, baju yang dijemur tak akan kering; tanpanmu, kita semua akan hidup dalam kegelapan; sepanjang hidup. Kau membantu PLTS untuk menghidupan listrik, kau sangat membantu banyak orang, tanpamu, orang-orang mungkin tidak bisa menghidupkan lampu, tanpamu, kita semua hidup dalam kesengsaraan. Tidak ada tumbuhan yang hidup, tidak ada manusia yang hidup, tanpamu, kita semua hampa. Puisi Zihan Anisa Dzakia Orang Tua   Zihan Anisa Dzakia     Orang tua... dua kata yang cukup menyejukan h

Puisi Syarifa Ratu F.

Image
Puisi Syarifa Ratu F. - Berikut ini adalah puisi yang ditulis siwi kelas 7 bernama Puisi Syarifa Ratu F. Puisi Syarifa Ratu F. Tentang Ibu Oleh Syarifa Ratu.F Kasih sayangnya sepanjang masa Keikhlasannya tiada tara Senyumnya tak pernah pudar Menyembunyikan letihnya yang kian mendera Katanya, surga ada di telapak kakinya Surga seindah itu berada di kuasanya Berada di bawah senyumnya Berada di bawah letihnya Berada di bawah perjuangannya Tuhan, jika boleh meminta Aku pintakan satu untuk dirinya Jagalah dia selamanya Ketika dia tak sempat melihat dunia lebih lama lagi Tuhan, jika boleh aku meminta Aku pintakan satu untuk dirinya Jadikan ia bidadari surga yang senantiasa menantiku Suatu saat nanti Menunggu di surga Perjuangan Oleh Syarifa Ratu.F Wajah tua itu mulai dihiasi gurat lelah Namun semangatnya seolah tak pernah pupus Terombang-ambing diantara dua pilihan Merdeka atau mati! Bambu runcing seolah menjadi pencakar langit Menantang para penjajah yang datang ke Nusantara Se

Puisi Michelle Shofi A.

Image
Puisi Michelle Shofi A. - Puisi yang ditulis oleh siswi kelas 7 bernama Michelle ini berjudul 'Ayah' dan 'Pembalasan'. Selamat membaca! Ayah by:MICHELLE SHOFI A. Ayah, Kau adalah pahlawan Kau bekerja keras demi keluarga di rumah Kau tidak mengenal lelah dan terus berjuang Kau lah satu satunya lelaki yang mencitai ku dengan tulus Kau mati matian melakukan sesuatu untuk membuatku senang Ayah, Maafkan aku ayah Aku belum bisa membanggakanmu Aku hanya bisa mengeluh dan meminta Maafkan aku ayah Aku berjanji akan membanggakan kamu Kelak aku akan membuatmu berkata “ Nak ayah bangga padamu ”. Pembalasan by: MICHELLE SHOFI A . Gumaman mereka tak ada hentinya Mengurusi setiap gerak gerik diriku kuhanya dapat diam tak berkata Aku pasrah, aku lelah, apa Aku harus mengakhiri ini Aku lelah tak dapat bertindak Aku akan membunuh mereka semua Agar mereka merasakan apa yang kurasakan Agar mereka tahu bagaimana sakitnya Aku akan membelah dan melihat,

Puisi Umar Hafidz

Image
Puisi Umar Hafidz - Puisi berjudul 'Adikku' dan 'Menyapa Tuhan' ini dipersembahkan untuk adik tersayangnya. Puisi Umar Hafidz Adiku Adiku engkaulah satusatunya adiku Engkaulah yang menghiburku Saat aku sedih engkaulah yang  Menghiburku saat aku sakit Oh adiku tampa mu aku Kesepian Menyapa Tuhan Sore telah pulang Langit gelap menantang Hiruk udara melayang-layang Angin darat bertandang-lenggang Tiga rakaat tertunaikan Buah bentuk penghambaan Teruntuk sang sesembahan Adakah doaku Kau dengar tuhanku Puisi Umar Hafidz

Puisi Syakira Kamilah Hanafiah

Image
Puisi Syakira Kamilah Hanafiah - Kedua puisi berjudul 'Wanitaku' dan 'Hujan' ini ditulis oleh siswi kelas 7 bernama Syakira Kamilah Hanafiah. Selamat membaca! Puisi Syakira Kamilah Hanafiah Wanitaku Oleh Syakira Kamilah Hanafiah *** Terbayang olehku lagi, Wanita yang selalu ada disamping anaknya.. Oh.. Ibu.. Tak pernah lelah kau merawatku.. Pelukkan hangatmu, Membuatku tenang.. Kasih sayangmu, Takkan terbalas.. Oh.. Ibu.. Engkau bagaikan emas yang berlimpah.. Diharapkan oleh semua orang.. Oh.. Ibu.. Jasamu takkan tergantikan oleh orang lain.. Lekukan dibibirmu sangat manis.. Senyumanmu selalu membuatku bahagia.. ***     Hujan Oleh Syakira Kamilah Hanafiah *** Langit menumpahkan air.. Membuat semua orang berkumpul dibawah naungannya.. Rintik hujan membuat suasana menjadi ramai.. Gadis itu menengadahkan tangannya.. Membuat wajah cerianya hilang seketika.. Air memercik ketika gadis itu menginjakkan kakinya di air yang tergenang.. Ia memandang awan kelabu.. Ia

Puisi Balqis Auna

Image
Puisi Balqis Auna - Puisi berjudul 'Payung Persahabatan' dan 'Negeriku' ini adalah puisi yang ditulis siswa kelas 7 bernama Balqis Auna. Selamat membaca! Puisi Balqis Auna Payung Persahabataan Balqis Auna Payung, Kau dapat melindungi kami dari Desarnya hujan dan panasnya matahari. Payung, Kau dapat meyatukan kami dalam derasnya hujan dan panasnya matahari banyaknya jasa mu sehingga kami bisa bersatu menjadi sahabat Negeriku Balqis Auna Negeriku, kau yang aku jaga dan aku rawat. Laut mu,darataan mu,serta matahari yang bersinar aku jaga pulau-pulau mu, danau mu, rawa mu yang penuh harapaan untuk maju orang-orang yang akn membuat semua indah kita semua sebagai pemimpin kita akan membuat dunia kita. Kami akan membuat kamu bersinar. berjaya di mata semua negara kami akan menjaga merawat, Hinga titik darah penghabisaan terimakasih negri ku. Puisi Balqis Auna

Puisi Tiara Prensiska

Image
Puisi Tiara Prensiska - Kedua puisi berikut ini ditulis oleh Tiara Prensiska, seorang siswi kelas 7. Kedua judul tersebut adalah 'Sahabatku' dan 'Aku dan Alam Semesta'. Enjoy it :)   Puisi Tiara Prensiska SAHABATKU Dari: Tiara Prensiska Herlian Engkau penyemangat dalam hidup ku.. Engkau selalu ada disampingku dalam suka maupun duka.. Saat aku didekat mu aku merasa tenang dan kau selalu menjadi pelindungku. Kita selalu bersama maupun ada hujan yang mengguyur muka bumi ini, kita selalu bersama dalam satu payung.. Terimakasih sahabatku.. AKU DAN ALAM SEMESTA Dari: Tiara Prensiska Herlian Ya tuhanku.. Aku berterimakasih kepada mu.. Engkau sudah memberikan alam semesta ini kepada ku.. Engkau sudah memberikan alam semesta ini dengan ini nya.. Tapi bukannya aku merawat alam ini, tapi aku malah merusaknya. Aku menebangi pohon-pohon yang ada, dan merusak kelestarian makhluk hidup. Aku ini manusia macam apa ya tuhan.. Seharusnya, aku tidak merusaknya, dan seharus nya aku

Puisi Akbar Mula Putra

Image
Puisi Akbar Mula Putra - Berikut ini adalah dua puisi yang dibuat oleh siswa kelas 7 bernama Akbar Mula Putra berjudul 'Sahabatku' dan  'Aku yang Terbuang'. Selamat menikmati hasil karya berbahasa :) Puisi Akbar Mula Putra Sahabatku Sahabatku engkau selalu menemaniku. Di saat ku susah dan gembira. Kau tidak pernah membiarkan aku sendiri. Kau selalu setia padaku.. Kau sangat berarti bagiku. Kau sangat baik padaku. Dan engkau adalh orang terbaik yg pernah ada bagiku.                                    Aku yang Terbuang Dulu kau menyayangiku. Dulu kau mngasihiku. Dulu kau membesrkanku. Tetapi kenapa, kenapa kau buang aku setelah aku besar. Kau biarkan aku tinggal di jalanan. Dengan tangan yg menodong ke kaca-kaca mobil orang. Demi untuk memenuhi sandang,pangan,dan papan. Sekarang aku sudah bias berfikir lebih ke depan. Sekarang kau yang akan menyesal. Kenapa kau sisiakan aku pada saat aku kecil. Padahal aku akan membanggakanmu,karena baka

Puisi M. Aqzal Fauzan S.

Image
Puisi M. Aqzal Fauzan S. - Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kali ini, M. Aqzal Fauzan S. menyelesaikan dua puisinya yang berjudul 'Sahabat Hujanku' dan 'Matahari Terbit dan Tenggelam'. Puisi M. Aqzal Fauzan S. Sahabat hujanku   Karya: M.aqzal fauzan S. Jika aku berlari saat hujan kau selalu bersamaku Saat vaku terdiam merenung kesalahanku saat hujan kau selalu ada bersamaku Kau selalu membawa sebuah payung saat hujan Kau adalah sahabat hujanku Matahari Terbit dan Tenggelam   Karya: M.aqzal fauzan S. Ooh matahari terbit berikan cahayamu ke bumi. Berikan semangat pagimu untuk kita yang dibumi. Hanya kaulah pemberi semangat pagi yang indah ini. Dan saat aku terbangun dipagi hari aku langsung meliatmu ohh matahari Aku langsung mengatakan kepadamu’selamat pagi matahari’ Kau adalah matahari indah saat terbit. Dan saat kau akan tenggelam kami merenung. Merenung kesalahan yang kami perbuat saat pagi hingga sore hari Ohh matahari tenggelam kau

Puisi M. Yossardo R. Y.

Image
Puisi M. Yossardo R. Y. - Berikut ini saya tampilkan puisi karya M. Yossardo R. Y. siswa kelas 7 dalam pembelajaran Menulis Puisi, bidang studi Bahasa Indonesia. Kedua puisinya adalah 'Kesepian Di Saat Hujan' dan 'Anak yang Terlena'. Semoga menghibur :) Puisi M. Yossardo R.Y. Kesepian Di Saat Hujan Hujan, kau membasahi belahan bumi ini hujan! Kau begitu berarti bagiku hujan… Disaat kau turun aku dapat merenungkan masalahku, oh hujan aku sangat sedih sekali hujan Oh hujan berhentilah hujan!                                   Anak yang Terlena Oh matahari,dengarlah kata kataku Oh kapal dengarlah kata-kataku. Kau sebagai alat pelarianku kapal Aku sangat sedih, Aku dibuang orang tuaku! Oh pulau, nantikan aku sesaat lagi pulau Kau sebagai tempat pesandaran terakhirku pulau! Dan Matahari kau sangat berarti bagi kesedihanku matahari Kau sebagai tata surya yang menyinariku, oh matahari! Dan wahai dermaga kau sebagai tempat pijakan terakhirku waha

Puisi M. Thabroni Husein

Image
Puisi M Thabroni Husein - Berikut ini adalah puisi karya murid kelas 7 dari pelajaran Menulis Puisi. Kedua puisi tersebut karya asli dari Muhammad Thabroni Husein. Selamat menikmati. Puisi Thabroni Husein Kebersamaan aku dan temanku Aku dan temanku hujan turun Hujan turun saat kami bersama Tetapi ada ada payung yang melindungi  Kami dari hujan dan kebersamaan pun datang Matahari Saat aku berdiri dipinggir pantai Dan matahari mulai terbenam Matahari aku ingin harapanku Di kabulkan Aku harus mengejar impianku tanpa henti Seperti matahari yang Terus bersinar setiap hari Dan kabulkan harapan ku Bandarlampung, 25 Feb 2015 M.Thabroni Husein Puisi M. Thabroni Husein

Resensi Summer Breeze - Orizuka

Image
Resensi Summer Breeze - Orizuka Cover edisi perdana (2006) Judul : Summer Breeze Penulis : Orizuka Reina, Ares, dan Orion adalah tiga sahabat sejak kecil yang terlibat kisah cinta segitiga. Mereka tumbuh menjadi remaja yang memupuk harapan dan memiliki ekspektasi tinggi dalam diri masing-masing mengenai kehidupan, keluarga, dan percintaan mereka. Sayangnya, kesalahpahaman kecil yang terjadi mengakibatkan buntut kasus yang panjang bagi diri mereka masing-masing. Kehilangan kepercayaan terhadap orang lain, rasa iri, ketidakmampuan menyampaikan isi hati adalah hal-hal yang membuat ketiga remaja ini kehilangan kepercayaan terhadap harapan yang telah mereka pupuk sejak kecil. Summer Breeze Movie Poster Novel ini sudah pernah dilayarlebarkan dengan bintang kembar Marcell dan Mischa Candrawinata dan Chelsea Olivia. Novel ini juga sudah melakukan pembaharuan cetak ulang dan desain ulang untuk sampul buku oleh Puspa Populer menjadi 'That Summer Breeze&#

Menjadi Guru Adalah Kehormatan

Menjadi guru adalah kehormatan. - Hakekat menjadi seorang guru adalah proses belajar yang berkelanjutan. Menjadi guru bukan perihal mengajar, mendidik, atau menjadikan anak manusia 'pintar'. Setelah melewati tahun pertama mendapat sertifikat resmi untuk menjadi seorang guru, saya jadi ragu, apakah saya layak untuk posisi ini. Apakah saya mampu mengemban tugas berat ini untuk menjadikan mereka nantinya penerus bangsa yang berahlak dan berpotensi tinggi membawa negara ini menjadi lebih baik. Sedang bertemu dengan banyak siswa, masing-masing berkarakter istimewa, justru sayalah orang yang paling banyak belajar di dalam sebuah kelas pembelajaran. Sehabis menonton Blind Side untuk kedua kalinya, suami saya juga selalu mengingatkan untuk tidak melihat serta-merta kepada hasil belajar anak-anak itu, saya harus lebih mengenal mereka dan mengamati proses yang sudah mereka lalui. Itulah kenapa Menjadi Guru Adalah Kehormatan , kita diberikan kesempatan untuk mengenal dan memelajari