Posts

Puisi Sultan Arya M.

Image
Puisi Sultan Arya M. - Puisi berjudul 'Pahlawanku' dan 'Ibu' kali ini ditulis oleh Sultan Arya M. siswa kelas 7 SMP IT Ar-Raihan Bandarlampung. Selamat membaca! Puisi Sultan Arya M. Ibu Karya Sultan Arya M. Oh ibu engkau merawatku sepenuh hati Ibu engkau  bagai matahari yang menyinari bumi Ibu engkau dimataku seperti orang yang kusayangi sepenuh hati Ibu tanpamu aku tak berdaya Oh ibu tanpamu aku hanyalah sebatang kara Oh ibu maafkan lah aku karena sudah membuat mu marah Aku tak tahu bahwa engkau marah berarti sayang kepadaku Ibu engkau bagai malaikat yang turun dari surga untuk merawatku Ibu engkau mengandungku 9 bulan dengan penuh kasih sayang Ibu engkau bagai sang surya yang menyinari dunia Pahlawanku Karya Sultan Arya M.    Oh pahlawanku Oh pahlawanku engkau bagai pelindung bangsa Engkau melindungi bangsa dengan tumpah darah Oh pahlawanku engkau memberontak penjajah yang datang Apa jadinya jika tidak ada pahlawan Maka akan bertambah yang menjajah Ole...

Puisi Niken Febiola

Image
Puisi Niken Febiola - Kedua puisi di bawah ini ditulis oleh siswi kelas 7 SMP IT Ar-Raihan Bandarlampung bernama Niken Febiola. Sila membaca! Puisi Niken Febiola                                                       Keluarga                                               Keluarga ku tercinta.......                                  Rasa cintak...

Puisi Ikhlas Setia Negara

Image
Puisi Ikhlas Setia Negara - Puisi ini adalah hasil karya siswa kelas 7 SMP IT Ar-Raihan Bandarlampung. Puisi Ikhlas Setia Negara Jika Hidup tanpa Keluarga Karya:Ikhlas S. Di saat aku kesepian kalian ada untukku Di saat aku sedih kalian ada untukku Dan saat aku gembira kalian juga ada untukku Kalianlahh yang selalu ada di setiap saat Tempatku untuk mencurahkan isi hatiku Saat sedih maupun senang Kalianlah yang membuat hatiku gembira saat ada masalah Dan yang membuat hatiku nyaman Untuk menghapus rasa letih yang kurasakan Di saat kau mempunyai waktu luang Kalianlah tempatku berkumpul Kalianlah orang-orang yang kucintai Kalianlah keluarga yang kusayangi Dan kalianlah orang-orang yang selalu ada di sisiku Keluarga... Kalianlah tempatku untuk berlindung Berlindung dari berbagai masalah Dan juga dari berbagai marabahaya Betapa sulitnya Hidupku bila kalian tiada Tidak ada yang menemaniku di setiap saat Tidak ada yang mengisi hidupku yang sunyi Tidak ada yan...

Puisi Naufal Maulana Riancita

Image
Puisi Naufal Maulana Riancita - 'Curhatan Seorang Rakyat Kecil' dan 'Matahari' kali ini adalah puisi yang ditulis siswa kelas 7 SMP IT Ar-Raihan Bandarlampung. Selamat menikmati puisi ini. MATAHARI Oh matahari kau akan tenggelam Meninggalkan kami sesaat lalu kembali untuk memberikan khasiatmu dipagi hari kelak Tanpamu Kami takkan bernafas Takkan Bisa menghirup oxygen Karena tanpamu Pohon takkan ber fotosintesis Tanpamu aku rapuh Tulangku rapuh karena tak mendapatkan bantuan mengolah vitamin D dari cahayamu Alangkah Cepat Aku Mati tanpamu Banyak diantara mereka yang mengolok olokmu karena kau membuat kulit mereka hitam, membuat mereka kepanasan, itu semua karena mereka tidak mengerti akan khasiatmu.Wahai matahri Tanpamu aku akan menjadi tulang yang diselimuti debu Oh Matahari terbitlah enkau dipagi nanti Karya : Naufal Maulana Riancita Puisi Naufal Maulana Riancita CURHATAN SEORANG RAKYAT KECIL Wahai Bapak Negara Kami Yang Bijaksana Banyak Rakya...

Puisi Nadira Hisya

Image
Puisi Nadira Hisya - Puisi 'Dia yang Menyendiri' dan 'Ibu' kali ini adalah puisi yang ditulis siswi kelas 7 SMP IT Ar-Raihan bernama Nadira Hisya. Silakan membaca dengan bahagia! Puisi Nadira Hisya Dia Yang Menyendiri Karya : Nadira Hisya   Dia yang menyindiri  di tepi pantai Teriknya matahari yang menyinari tubuhnya Memandang deburan ombak yang sangat kencang Perlahan - lahan  pun  daun berguguran Melihat aku yang  slalu menyendiri Seandainya ada yang menghiburku Maupun dalam kesedihan dan setiap aku ada masalah  Disetiap menit atau detik yang berputar Aku mau seseorang berteman denganku agar aku tak menyendiri lagi Ibu Karya : Nadira Hisya   Ibu kau adalah separuh jiwaku Engkau hadir disetiapku ada masalah Ibu yang membesarkan aku dari kecil hingga saat ini Ibu slalu tersenyum disaat aku tersenyum Disetiapku menangis ketakutan kau yang menenangkanya Disetiapku bahagia kau ikut bahagai Kau yang menerangi desetiap kegel...

Puisi M.Yassel Rahmada Yudha

Image
Puisi M.Yassel Rahmada Yudha - Kedua puisi ini ditulis oleh M.Yassel Rahmada Yudha, siswa kelas 7 SMP IT Ar-Raihan Bandarlampung. Puisi M.Yassel Rahmada Yudha Oh laut   Karya: M.Yassel Rahmada Yudha Oh laut Alangkah indah dirimu Biru dan luas, beserta ombak yang terhempas-hempas Dengan ikan-ikan yang berlompatan Angin yang berhembus kencang Sampai daun bergoyang-goyang Pasir yang bertebaran Oh laut Kau sungguh luar biasa Ibu Karya:M.Yassel Rahmada Yudha Ibu Sungguh kaulah pedoman ku Kau rela mengorbankan diri demi ku Tanpa benci kau selalu membantuku Dengan rasa sayang kau peluk diriku Dengan rasa cinta kau cium pipiku Dengan rasa senang kau menyuaipiku Dengan rasa lelah kau menasehatiku Walau kau lelah Tetap kau masih mengurusiku Agar aku sukses Dan kau selalu berdoa untukku Ibu Aku selalu menyusahkanmu Kau suruh aku belajar aku bermain Kau suruh aku makan aku masih asik bermain Memang aku tidak patuh ke padamu Ibu Tolong Maafkan aku Semoga aku bisa membahagiakan mu A...

Puisi Bagus Indra Dinata

Image
Puisi Bagus Indra Dinata - Dua puisi berjudul 'Anak Pesisir' dan 'Sahabat' ini adalah puisi yang ditulis oleh Bagus Indra Dinata, siswa kelas 7 SMP IT Ar-Raihan. Selamat menikmati keindahannya. Anak pesisir Bagus Indra Dinata Menjelang pagi sampai sore kami merajut asa di tanah biru ini. Tiada yang peduli dengan hidup kami yang harus mengejar ikan di siang hari. Tidak seperti mereka yang menikmati semesta ini Pandang lah kami ,lihatlah kami, pedulikan kami. Kami hanya menunggu tindakan dari sang pengurus negri Kami hanya bisa tersenyum sedih melihat teman duduk di bangku SD Kami ingin seperti mereka Akan tetapi kami sadar akan hidup kami Kami hanya debu yang terbawa air Alangkah susahnya hidup kami untuk dipahami Kami selalu menatapi cermin Kami malu dilihat orang lain Kami direndahkan,diremehkan,dan dicaci maki Akan tetapi kami bangga dengan hidup kami Dengan ini kami bisa membantu orang tua Memberi makan adik adik kami Kami anak pesisir ...