Posts

Showing posts with the label matahari

Puisi Pelangi, Hutan, dan Matahari

Image
Pelangi, Hutan, dan Matahari - Ketiga puisi tersebut adalah karya siswa kelas VII Abu Bakar as-Sidiq yang bertemakan keindahan alam. Bila kita syukuri, maka kita akan melihat banyak keindahan yang ada di sekitar kita, dan bila kita cermati dengan baik, maka menulis puisi dengan tema keindahan alam adalah sesuatu yang sangat mudah dilakukan. Kita hanya perlu melakukan observasi (melakukan pengamatan) terhadap objek yang ada di alam, kemudian mendeskripsikan sesuai dengan apa yang kita rasakan. Kita juga bisa menggunakan majas dan citraan untuk membuat efek indah dalam puisi. Pelangi Karya  Salsabila Khalisa Tsuraya Kau terbit setelah hujan datang Sungguh indah Anak-anak bergembira melihatmu Engkau mempunyai warna yang indah, bahkan sangat indah Tak hanya anak-anak, Orang dewasa pun menyukaimu, wahai pelangi Pelangi, Engkaulah salah satu ciptaan Tuhan yang maha indah Engkau adalah salah satu inspirasi bagi seseorang Dan kau juga berperan sebagai obat penenang hati Pelangi, Kau mer...

Puisi Naufal Maulana Riancita

Image
Puisi Naufal Maulana Riancita - 'Curhatan Seorang Rakyat Kecil' dan 'Matahari' kali ini adalah puisi yang ditulis siswa kelas 7 SMP IT Ar-Raihan Bandarlampung. Selamat menikmati puisi ini. MATAHARI Oh matahari kau akan tenggelam Meninggalkan kami sesaat lalu kembali untuk memberikan khasiatmu dipagi hari kelak Tanpamu Kami takkan bernafas Takkan Bisa menghirup oxygen Karena tanpamu Pohon takkan ber fotosintesis Tanpamu aku rapuh Tulangku rapuh karena tak mendapatkan bantuan mengolah vitamin D dari cahayamu Alangkah Cepat Aku Mati tanpamu Banyak diantara mereka yang mengolok olokmu karena kau membuat kulit mereka hitam, membuat mereka kepanasan, itu semua karena mereka tidak mengerti akan khasiatmu.Wahai matahri Tanpamu aku akan menjadi tulang yang diselimuti debu Oh Matahari terbitlah enkau dipagi nanti Karya : Naufal Maulana Riancita Puisi Naufal Maulana Riancita CURHATAN SEORANG RAKYAT KECIL Wahai Bapak Negara Kami Yang Bijaksana Banyak Rakya...

Puisi Werdito Fiko

Image
Puisi Werdito Fiko Iswara - Dua puisi indah ini ditulis oleh siswa kelas 7 bernama Werdito Fiko Iswara. Selamat membaca! Puisi Werdito Fiko Iswara Matahari Matahari,sungguh bermakna kau bagi dunia matahari,kau membuat semua menjadi indah matahari,kau yang memberi sinar untuk kami matahari,kaulah ciptaan tuhan yang bermanfaat kau memberikan semua kebutuhan hidup kami matahari,ketika siang engkau mengeluarkan sinar; yang membuat kami kepanasan, tapi kami bersyukur kami bisa merasakan sinarmu; bisa merasakan panas, mengeluarkan keringat,tetapi dari engkau kami bisa sehat,dan karna engkau kami bisa mengeluarkan racun dari kami ketika disore hari, kau terlihat indah,dan ketika sore hari sinarmu menimpah laut,dan pegunungan, dan membuat semuanya menjadi indah, serasa bahwa kami bermimpi disurga. Ditulis oleh : Werdito Fiko Iswara Tanggal : 24-02-2015 Ibu Ibu, kau yang mengandungku Ibu, kau yang melahirkanku ibu, kau yang menyusuiku ibu, kau yang merawatku hingga dewasa dikala kau le...

Puisi Zihan Anisa Dzakia

Image
Puisi Zihan Anisa Dzakia- Berikut ini adalah dua puisi yang ditulis oleh siswi kelas 7 yang bernama Zihan Anisa Dzakia. Selamat membaca! Matahari Zihan Anisa Dzakia Oh matahari... bulat bentukmu... kau menyinari seluruh dunia ini... siang, kau sinari; malam, kau tak hadir; Kau sangat bermanfaat untuk kita semua... saat senja mulai kau terlihat sangat indah... aku tak tau bagaimana jika tidak ada kau, mungkin seluruh dunia akan mati dalam kegelapan.... Tanpamu, tumbuhan tidak bisa hidup; tanpamu, baju yang dijemur tak akan kering; tanpanmu, kita semua akan hidup dalam kegelapan; sepanjang hidup. Kau membantu PLTS untuk menghidupan listrik, kau sangat membantu banyak orang, tanpamu, orang-orang mungkin tidak bisa menghidupkan lampu, tanpamu, kita semua hidup dalam kesengsaraan. Tidak ada tumbuhan yang hidup, tidak ada manusia yang hidup, tanpamu, kita semua hampa. Puisi Zihan Anisa Dzakia Orang Tua   Zihan Anisa Dzakia     Orang tua... dua kata yang cuku...